enchantedmystique.com – Pemilihan Bupati (Pilbup) Pamekasan yang berlangsung pada 9 Desember 2020 lalu menyisakan kontroversi. Baqir-Taufadi, pasangan calon bupati dan wakil bupati Pamekasan, menduga ada warga yang sudah meninggal dunia ikut mencoblos dalam pemilihan tersebut. Temuan ini menimbulkan kekhawatiran serius tentang integritas dan transparansi proses pemilihan.

Baqir-Taufadi pertama kali mencurigai adanya kejanggalan setelah menerima laporan dari beberapa saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Saksi-saksi tersebut melaporkan bahwa ada nama-nama pemilih yang sudah meninggal dunia masih terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Baqir, calon bupati dari pasangan ini, langsung mengambil langkah dengan mengumpulkan bukti-bukti yang menguatkan dugaan tersebut.

Baqir menyatakan, “Kami mendapatkan laporan dari beberapa saksi bahwa ada nama-nama pemilih yang sudah meninggal dunia masih terdaftar dalam DPT. Ini adalah masalah serius yang harus diinvestigasi lebih lanjut.”

Setelah menerima laporan, Baqir-Taufadi segera melakukan investigasi dengan mengumpulkan data-data dari berbagai TPS di Pamekasan. Mereka menemukan beberapa nama pemilih yang sudah meninggal dunia masih terdaftar dalam DPT dan bahkan ada yang dicatat telah menggunakan hak pilihnya.

Salah satu contoh yang diungkapkan oleh Baqir adalah nama seorang warga yang meninggal dunia pada tahun 2018, namun masih terdaftar dalam DPT dan dicatat telah mencoblos di salah satu TPS. “Ini adalah bukti nyata bahwa ada masalah serius dalam pengelolaan DPT di Pamekasan,” ujar Baqir.

Menanggapi dugaan tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan mengaku akan segera melakukan verifikasi terhadap laporan yang disampaikan oleh Baqir-Taufadi. Ketua KPU Pamekasan, Mohammad Hamzah, menyatakan bahwa pihaknya akan memeriksa kembali DPT dan mencocokkan dengan data kependudukan yang ada.

“Kami akan segera melakukan verifikasi terhadap laporan yang disampaikan oleh pasangan calon. Jika memang ditemukan kejanggalan, kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan integritas pemilu,” ujar Hamzah.

Dugaan adanya warga yang sudah meninggal dunia ikut mencoblos dalam Pilbup Pamekasan menimbulkan kekhawatiran serius tentang integritas dan transparansi proses pemilihan. Baqir-Taufadi menuntut agar KPU Pamekasan segera melakukan audit terhadap DPT dan mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran.

“Kami menuntut agar KPU Pamekasan segera melakukan audit terhadap DPT dan mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran. Integritas pemilu harus dijaga agar hasilnya dapat diterima oleh semua pihak,” ujar Baqir.

Dugaan adanya warga yang sudah meninggal dunia ikut mencoblos dalam Pilbup Pamekasan menimbulkan kontroversi dan kekhawatiran serius tentang integritas agen sbobet proses pemilihan. Baqir-Taufadi telah mengambil langkah dengan mengumpulkan bukti-bukti dan menuntut KPU Pamekasan untuk segera melakukan verifikasi dan audit terhadap DPT. Respons dari KPU Pamekasan sangat dinantikan untuk memastikan bahwa proses pemilihan berjalan dengan adil dan transparan.

By admin